Pages

Minggu, 28 September 2014

RPP Seni Budaya kelas VIII (seni rupa) Sendratasik Unsyiah

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                                                                        RPP
           
                                   
                                                Satuan Pendidikan                : SMP
                                                Kelas/Semester                      : VIII/I
                                                Mata Pelajaran                      : Seni Budaya (Rupa)
                                                Materi Pokok                         :Menggambar model
                                                Alokasi Waktu                       : 1x15 menit
           
A.    KOMPETENSI INTI

KI 1     :Menerima, menanggapi, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
KI 2    :Menghargai prilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, rasa ingin tahu, dan motivasi internal, toleransi, pola hidup sehat, ramah lingkungan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI 3    :Memahami pengetahuan factual, konseptual, dan procedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kebangsaan, berkenegaraan, dan peradaban terkait phenomena  dan kejadian yang tampak mata.
KI 4    :Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam rangka konkret (menggunakan, menguraikan, merangkai, memodifikasi dan membuat) dan abstrak (menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari disekolah dan berbagai sumber lainnya yang sama dalam sudut pendang/teori.

B.     KOMPETENSI DASAR

1.1  Menerima, menanggapi dan menghargai keragaman dan keunikan musik sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugerah Tuhan
2.1  Menunjukkan sikap menghargai, jujur, disiplin, melalui aktifitas berkesenian
2.2  Menunjukkan sikap bertanggung jawab, peduli dan santun terhadap karya seni musik dan arrangernya
2.3  Menunjukkan sikap percaya diri, motivasi internal, kepedulian terhadap lingkungan dalam berkarya seni

3.1  Memahami konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
Indikator :
-          Menjelaskan konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
-          Mendiskusikan konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
-          Mencontohkan konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik

4.1  Menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
Indikator :
-          Menerapkan konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
-          Melatih teknik menggambar model
-          Menggambarkan model pada berbagai bahan dan beragam teknik

C.    TUJUAN PEMBELAJARAN
-          Siswa mampu memahami konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
-          Siswa mampu menggambarkan model pada berbagai bahan dan beragam teknik

D.    MATERI PEMBELAJARAN

MENGGAMBAR MODEL/ MENGGAMBAR BENTUK

A.    Pengertian menggambar bentuk
Menggambar merupakan proses pengungkapan gagasan seseorang melalui bahasa gambar. Menggambar bentuk merupakan proses pengamatan dan penggambaran objek di atas bidang dua dimensi melalui suatu media gambar dengan berbagai ketentuan dengan cara meniru objek dan mengutamakan kemiripan rupa. Semakin mendekati kemiripan rupa, berarti gambar bentuk yang dibuat semakin sempurna. Dalam kegiatan menggambar, objek sering disebut benda atau model. Benda dibedakan menjadi bentuk kubistis, silindris dan bebas. Sedangkan model biasanya objeknya adalah manusia, dan bisa juga dari benda-benda mati, flora, fauna, manusia, atau alam sekitar.

B.     Jenis-jenis menggambar bentuk
Ditinjau dari jenis benda yang akan digambar, menggambar bentuk tiga dimensi terdiri atas tiga jenis, yaitu sebagai berikut.

-          Bentuk kubistis.
Bentuk kubistis adalah bentuk bentuk yang menyerupai kubus atau benda yang bentuk dasarnya kubus dan balok. Contohnya : lemari, meja, kursi, kardus, kulkas, dll

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgT4vanwDkRyB0-EY4cuLjfD3C2JmwQtI1RZKRvHK5WAbRnDhWKFNLek0hmMWf-bFR7eA-zpkkx8ivRRb4ow0PrEfV5cmLpp0cg14imBfThoQ4vAYVvPaUk15uMUtSbBTZxK6ZD2JXuoDw/s200/kubistis.jpg


-          Bentuk silindris.
Bentuk silindris adalah benda yang bentuk dasarnya menyerupai silinder atau bulat. Contohnya : gelas, botol, teko, dll.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCEILU8Yqmh3nwqZyljBLKCAGhqSTTuTkPmSMidY-mvyxlHgdCquHLAd6ez6EzXkEZY6xMy51meoOS-cf6sOx4tPdtBPBJeFZLYE8jjBmz2xP8i_Su-WfxNPrul7oAk-91UTMJPa7dQwI/s200/DVC00857.JPG

-          Bentuk bebas.
Bentuk bebas adalah benda yang bentuknya tidak beraturan atau yang tidak termasuk kubistis dan tidak termasuk silindris. Contohnya : kain, buah buahan, sayur sayuran, dll.

http://3.bp.blogspot.com/_8g2qWzgDk9o/S1cUZTpA9pI/AAAAAAAAAFA/Z6Lpjni8U_E/s200/buahan.bmp


C.     Prinsip menggambar bentuk
Untuk dapat menggambar bentuk dengan baik dan benar, diperlukan pengetahuan dan penguasaan terhadap prinsip-prinsip dan langkah kerjanya. Ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut :

1.      Model
Model adalah objek yang dijadikan acuan untuk menggambar. Menggunakan model berarti menggambar bentuk terfokus pada objek yang digambar, bukan sekadar ingatan. Model gambar dapat dibuat secara langsung atau tidak langsung. Menggambar secara langsung, yaitu dengan menatap model yang ada di depan mata. Menggambar secara tidak langsung, yaitu menggambar model dari foto (reproduksi). Foto berasal dari majalah, koran, buku, atau media lainnya.

2.      Proporsi
Suatu benda tersusun dari satu kesatuan berdasarkan ukuran antara bagian satu dengan bagian lainnya. Kesebandingan, keseimbangan, atau kesesuaian bentuk dan ukuran suatu benda antara bagian yang satu dengan bagian yang lain itulah yang dinamakan proporsi. Dengan menggunakan proporsi yang tepat, maka gambar benda yang dihasilkan akan tampak wajar. Jika gambar yang dibuat tidak sesuai dengan proporsi maka akan terkesan janggal.

3.      Komposisi
Komposisi adalah tata susunan yang menyangkut keseimbangan, kesatuan, irama, dan keselarasan dalam suatu karya seni rupa. Gambar bentuk yang baik harus memerhatikan komposisi sehingga gambar yang dibuat dapat menghasilkan kesan yang seimbang, menyatu, berirama, dan selaras.
a.       Keseimbangan (balance)
Keseimbangan adalah penggambaran objek benda
yang memberikan adanya kesan keseimbangan antarbagian-bagiannya, artinya tidak terkesan berat di salah satu sisi dan ringan di sisi yang lain.
b.      Kesatuan (unity)
Kesatuan adalah suatu penggambaran objek yang memberikan kesan adanya kesatuan unsur-unsur yang terpadu. Kesatuan artinya keterpaduan dari bagian-bagian gambar, tidak terkesan terbelah atau terpisah.
c.       Irama (rhythm)
Irama adalah suatu penggambaran objek yang memberikan kesan pergerakan dengan alur yang teratur. Gambar yang terkesan ritmisnya akan terasa enak dipandang mata, lain dengan gambar yang acak-acakan dan tidak jelas pengaturan objeknya.
d.      Keselarasan (harmony)
Keselarasan adalah suatu penggambaran objek yang memberikan kesan kesesuaian antara bagian yang satu dengan bagian yang lain dalam suatu benda, atau benda yang satu dengan benda yang lain dipadukan.

4.      Perspektif
Benda yang letaknya lebih dekat dengan pandangan mata, tampak lebih besar ukurannya bila dibandingkan dengan benda-benda yang letaknya jauh dari pandangan mata. Semakin jauh benda tersebut maka akan hilang dari pandangan mata (menuju suatu titik), misalnya saat melihat rel kereta api. Sesungguhnya rel kereta api itu besarnya sama, tetapi karena kesan pandangan mata, rel tersebut akan semakin menyempit dan menuju ke satu titik. Jadi, perspektif adalah penggambaran objek berdasar kesan pandangan mata. Perspektif yang baik akan dapat menimbulkan kesan ruang tiga dimensi dalam bentuk gambar. Bila benda yang digambar tidak menggunakan kaidah perspektif maka akan terkesan janggal.


5.      Gelap-terang
Sinar yang jatuh pada suatu benda (baik sinar yang jatuh secara langsung atau tidak langsung) akan menimbulkan efek terang di satu sisi dan bayangan (gelap) di sisi yang lain.

D.    Teknik menggambar bentuk
Teknik adalah cara. Teknik menggambar bentuk ada lima macam antara lain :
a.       Teknik arsiring
Teknik arsiring adalah teknik arsir yang menggunakan garis-garis patah atau lengkung.
b.      Teknik pointiliring
Teknik pointiliring adalah suatu teknik menggambar dengan cara membuat titik-titik sebanyak-banyaknya pada benda yang akan digambar.
c.       Teknik dusel
Teknik dusel adalah suatu teknik menggambar dengan cara menggoreskan pensil dengan kertas, kemudian digosok dengan kapas atau jari telunjuk sehingga arah goresan tidak kelihatan.
d.      Teknik sapuan
Teknik sapuan adalah suatu teknik menggambar dengan cara mengandalkan goresan kuas.
e.       Teknik blok
Teknik blok adalah suatu teknik menggambar dengan cara memenuhi warna ke benda yang akan dijadikan model.
E.     Langkah-langkah dalam menggambar bentuk
Yang di maksud langkah menggambar bentuk adalah prosedur atau langkah – langkah  tata urutan kerja. Adapun beberapa cara langkah menggambar bentuk sebagai berikut:
a.       Pengamatan
Adalah kegiatan untuk mengenali objek yang akan di gambar. Objek gambar harus diamati dengan seksama dan berulang – ulang,  dan lebih baik lagi dilakukan dengan bingkai ( frame ).
b.      Sketsa
Adalah pindahan hasil pengamatan di atas bidang gambar dengan cara mensketsa objek gambar secara tipis – tipis ( membayang )
c.       Menentukan Gelap – Terang
Adalah memberi tanda batas yang tipis antara bagian benda yang terang dan gelap dengan memperhatikan arah cahaya.
d.      Menentukan Teknik
Adalah dimana kita menggunakan alat atau bahan gunakan dahulu warna yang muda terlebih dahulu kemudian warna tua.
e.       Sentuhan Akhir
Adalah kita di tuntut memberikan penekanan pada karya gambar bentuk objek, sehingga timbul yang disebut mempunyai greget atau makna. Pada saat sentuhan akhir ini merupakan perapian dari sebuah karya seni lukis.

E.     METODE PEMBELAJARAN
1.      Metode :
-          Ceramah
-          Tanya jawab
-          Diskusi
-          Tugas
2.      Model Pembelajaran
-          Example non example

F.     MEDIA PEMBELAJARAN
1.      Media
-          Gambar contoh

2.      Alat
-     papan tulis
-     spidol
-     karton
-     proyektor
3. Sumber
-     Buku Paket Seni Budaya kelas VIII
-     Buku-buku lain yang relevan
-     Informasi melalui internet
-     Pameran karya seni rupa

G.    LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
      
       a. Kegiatan awal
                   Kegiatan awal pembelajaran, peserta didik bersama dengan guru dapat melakukan aktivitas berikut:

          Apersepsi
-     Penyampaian informasi tentang kompetensi dasar.
       Motivasi
-     Melakukan interaksi Tanya jawab dengan peserta didik terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan diajarkan.
           Konfirmasi
-     Memastikan kesiapan siswa untuk belajar tentang seni rupa

a.  Kegiatan inti
       Mengamati
-          Melihat gambar model dengan teknik dan media yang berbeda.
-          Membaca buku tentang konsep dan prosedur menggambar model.
       Menanyakan
-          Menanyakan media apa yang dapat digunakan dalam menggambar model
-          Menanyakan teknik gambar model dengan bahan krayon, cat air, dan cat minyak.
          Mengeksplorasi
-          Menghubungkan antara konsep dan prosedur menggambar model dalam aliran seni rupa
-          Mencari konsep dan prosedur menggambar model
       Mengasosiasi
-          Membandingkan konsep dan prosedur menggambar model dalam berbagai teknik dan aliran seni rupa
          Komunikasi
-          Menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
-          Menyampaikan hasil pengumpulan dan simpulan informasi yang diperoleh
-          Mempresentasikan secara lisan atau tulisan mengenai karya yang dikerjakan
          c.  Kegiatan penutup
       Dalam kegiatan penutup guru :
-      Bersama-sama dengan peserta didik membuat rangkuman atau kesimpulan dari materi yang telah diajarkan
-      Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
-      Melakukan penilaian terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.


H.     PENILAIAN
1.      Jenis/ teknik penilaian
Tes dan non tes
Penilaian dilakukan berdasarkan non tes dan tes. Penilaian non tes dilakukan melalui observasi sikap didalam kelas. Sedangkan penilaian tes dilakukan berdasarkan tes tertulis dan praktek.

2.       Bentuk instrumen dan instrumen
a.       Instrumen observasi sikap menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas dalam dalam kelas seperti disiplin, jujur dan tanggung jawab.
b.      Instrumen tes menggunakan tes tertulis uraian.
c.       Instrumen praktik menggunakan rubrik penilaian dengan fokus utama pada aspek penilaian penguasaan teknik, kerapian, ide/ gagasan.

3.      Pedoman penskoran (terlampir)

Catatan
.....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................




Lampiran
a.       Lembar observasi penilaian sikap
PENILAIAN SIKAP (AFEKTIF)    
    Kompetensi dasar :
3.1  Memahami konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
4.1 Menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
           
No
Nama Siswa
Aspek yang di nilai
Disiplin
Jujur
Tanggung jawab
1
2
3
1
2
3
1
2
3
1
Harvan









2
Orian









3
Syariyulis









4
Zulhadi









Rubrik Penilaian Sikap
No
Aspek Penilaian
Nilai
3
2
1
1



2





3
Disiplin



Jujur





Tanggung jawab
-mengerjakan tugas sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

-mendengarkan ketika
guru menjelaskan.




-Mengerjakan tugas dengan mandiri.

-Mengumpulkan tugas yang diberikan.

-memakai seragam dengan rapi
-mengerjakan dengan telat


-sebagian mendengarkan guru dan sebagian sibuk sendiri.


-mengerjakan tugas dengan menyontek.
-mengumpulkan tugas yang selesai setengah.

-memakai seragam tidak rapi.
-mengerjakan tugas sangat telat.


-sebagian mendengarkan guru dan sebagian membuat ribut dikelas.

-tidak mengerjakan tugas sama sekali.
-tidak mengumpulkan tugas.
-tidak memakai seragam/ membuka seragam.
Petunjuk rubrik:
Total skor        : 3        
Lampiran
a.       Lembar Penilaian Pengetahuan
PENILAIAN PENGETAHUAN (KOGNITIF)
Kompetensi dasar :
3.2  Memahami konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
4.1 Menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik

ASPEK YANG DI NILAI
TEKNIK
BENTUK INSTRUMEN
CONTOH INSTRUMEN
Tes tertulis
Tes uraian
1.     Jelaskan pengertian menggambar model !
2.     Sebutkan jenis-jenis yang terdapat didalam menggambar model!
3.     Prinsip apa saja yang harus ada didalam sebuah gambar bentuk ?
4.     Sebutkan dan jelaskan teknik yang terdapat dalam menggambar model !
5.     Jelaskan langkah-langkah dalam menggambar model!

NO
KUNCI JAWABAN
1
Menggambar bentuk merupakan proses pengamatan dan penggambaran objek di atas bidang dua dimensi melalui suatu media gambar dengan berbagai ketentuan dengan cara meniru objek dan mengutamakan kemiripan rupa.
2
Bentuk kubistis, bentuk silindris dan bentuk bebas.
3
1.      Model
2.      Proporsi
3.      Komposisi ( keseimbangan, kesatuan, irama, keselarasan )
4.      Perspektif
5.      Gelap-terang
4
1.      Teknik arsiring
Teknik arsiring adalah teknik arsir yang menggunakan garis-garis patah atau lengkung.
2.      Teknik pointiliring
Teknik pointiliring adalah suatu teknik menggambar dengan cara membuat titik-titik sebanyak-banyaknya pada benda yang akan digambar.
3.      Teknik dusel
Teknik dusel adalah suatu teknik menggambar dengan cara menggoreskan pensil dengan kertas, kemudian digosok dengan kapas atau jari telunjuk sehingga arah goresan tidak kelihatan.
4.       Teknik sapuan
Teknik sapuan adalah suatu tekni menggambar dengan cara mengandalkan goresan kuas.
5.      Teknik blok
Teknik blok adalah suatu teknik menggambar dengan cara memenuhi warna ke benda yang akan dijadikan model.
5
1.   Pengamatan
Adalah kegiatan untuk mengenali objek yang akan di gambar. Objek gambar harus diamati dengan seksama dan berulang – ulang,  dan lebih baik lagi dilakukan dengan bingkai ( frame ).
2.   Sketsa
Adalah pindahan hasil pengamatan di atas bidang gambar dengan cara mensketsa objek gambar secara tipis – tipis ( membayang )
3.   Menentukan Gelap – Terang
Adalah memberi tanda batas yang tipis antara bagian benda yang terang dan gelap dengan memperhatikan arah cahaya.
4.   Menentukan Teknik
Adalah dimana kita menggunakan alat atau bahan gunakan dahulu warna yang muda terlebih dahulu kemudian warna tua.
5.   Sentuhan Akhir
Adalah kita di tuntut memberikan penekanan pada karya gambar bentuk objek, sehingga timbut yang disebut mempunyai greget atau makna. Pada saat sentuhan akhir ini merupakan perapian dari sebuah karya seni lukis.


Rubrik pengetahuan (kognitif)
NO
PERTANYAAN
SKOR
3
2
1
1
Jelaskan pengertian menggambar model !

Menjelaskan lebih dari informasi yang di berikan
Menjelaskan sesuai penjelasan dibuku
Menjelaskan kurang dari informasi yang diberikan
2
Sebutkan jenis-jenis yang terdapat didalam menggambar model!

Menjelaskan lebih dari informasi yang di berikan
Menjelaskan sesuai penjelasan dibuku
Menjelaskan kurang dari informasi yang diberikan
3
Prinsip apa saja yang harus ada di dalam sebuah gambar bentuk ?

Menyebutkan secara lengkap dan berurutan
menyebutkan secara acak
Menyebutkan kurang lengkap.
4
Sebutkan dan jelaskan teknik yang terdapat dalam menggambar model !

Menjelaskan lebih dari informasi yang di berikan
Menjelaskan sesuai penjelasan dibuku
Menjelaskan kurang dari informasi yang diberikan
5
Jelaskan langkah-langkah dalam menggambar model !
Menjelaskan lebih dari informasi yang di berikan
Menjelaskan sesuai penjelasan dibuku
Menjelaskan kurang dari informasi yang diberikan
Petunjuk rubrik:
Total skor        : 3



Lampiran
a.       Lembar Penilaian Psikomotorik
PENILAIAN PSIKOMOTORIK
Kompetensi dasar :
3.1  Memahami konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
4.1 Menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik

Indikator pencapaian
Penilaian
teknik
Bentuk instrumen
Contoh instrument
-          Menggambar model dengan teknik dan prosedur yang sesuai

Tes praktek/ kinerja
Tes uji kerja
1.      Menggambar model dengan teknik dan prosedur yang sesuai

Format penilaian
No
Aspek Penilaian
Nilai
3
2
1
1.



2.




3.



4.






5.
Keterampilan



Kerapian




Teknik



Ide/gagasan






Sikap




-mengerjakan tugas sesuai dengan sangat baik dan terampil.

-mengerjakan tugas dengan rapi dan tidak kotor.


-mengerjakan tugas sesuai dengan teknik yang diajarkan.

-mampu menuangkan ide-ide kreatif dalam tugas, sehingga tugas menjadi menarik.



-mendengarkan ketika
guru menjelaskan.




-Mengerjakan tugas dengan mandiri.

-Mengumpulkan tugas yang diberikan.

- mengerjakan tugas dengan baik saja.


-mengerjakan tugas dengan rapi tetapi kotor.


-mengerjakan tugas tidak sesuai teknik.


-mengerjakan tugas secara monoton (sesuai yang diberikan guru dan tidak dikembangkan).

-sebagian mendengarkan guru dan sebagian sibuk sendiri.


-mengerjakan tugas dengan menyontek.

-mengumpulkan
tugas yang selesai setengah.

-mengerjakan tugas dengan menyontek.


Mengerjakan tugas tidak rapi dan kotor.



-mengerjakan tugas asal jadi.


-mengerjakan  tugas dengan menyontek ide teman.




-sebagian mendengarkan guru dan sebagian membuat ribut dikelas.

-tidak mengerjakan tugas sama sekali.

-tidak mengumpulkan tugas.


Petunjuk rubrik
Skor = skor perolahan  x 100
            Skor maksimal
Rubrik Penilaian Psikomotorik
Total skor        : 3