RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP
Satuan
Pendidikan : SMP
Kelas/Semester : VIII/I
Mata
Pelajaran : Seni
Budaya (Rupa)
Materi
Pokok :Menggambar
model
Alokasi
Waktu : 1x15 menit
A.
KOMPETENSI INTI
KI 1 :Menerima, menanggapi, dan menghargai
ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 :Menghargai prilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, peduli, santun, rasa ingin tahu, dan motivasi internal, toleransi, pola
hidup sehat, ramah lingkungan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI 3 :Memahami pengetahuan factual, konseptual,
dan procedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kebangsaan, berkenegaraan, dan peradaban terkait phenomena dan kejadian yang tampak mata.
KI 4 :Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam rangka
konkret (menggunakan, menguraikan, merangkai, memodifikasi dan membuat) dan
abstrak (menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari disekolah dan berbagai sumber lainnya yang sama dalam sudut
pendang/teori.
B.
KOMPETENSI DASAR
1.1
Menerima,
menanggapi dan menghargai keragaman dan keunikan musik sebagai bentuk rasa
syukur terhadap anugerah Tuhan
2.1
Menunjukkan
sikap menghargai, jujur, disiplin, melalui aktifitas berkesenian
2.2
Menunjukkan
sikap bertanggung jawab, peduli dan santun terhadap karya seni musik dan
arrangernya
2.3
Menunjukkan
sikap percaya diri, motivasi internal, kepedulian terhadap lingkungan dalam
berkarya seni
3.1
Memahami
konsep dan prosedur menggambar
model pada berbagai bahan dan beragam teknik
Indikator :
-
Menjelaskan
konsep dan prosedur
menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
-
Mendiskusikan
konsep dan prosedur
menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
-
Mencontohkan
konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
4.1
Menggambar
model pada berbagai bahan dan beragam teknik
Indikator :
-
Menerapkan
konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
-
Melatih
teknik menggambar model
-
Menggambarkan
model pada berbagai bahan dan beragam teknik
C.
TUJUAN
PEMBELAJARAN
-
Siswa mampu memahami konsep dan prosedur menggambar
model pada berbagai bahan dan
beragam teknik
-
Siswa mampu menggambarkan model pada berbagai bahan dan beragam teknik
D.
MATERI
PEMBELAJARAN
MENGGAMBAR
MODEL/ MENGGAMBAR BENTUK
A.
Pengertian
menggambar bentuk
Menggambar merupakan proses pengungkapan gagasan seseorang melalui bahasa gambar. Menggambar
bentuk merupakan proses pengamatan dan penggambaran objek di atas bidang dua
dimensi melalui suatu media gambar dengan berbagai ketentuan dengan cara meniru objek dan mengutamakan kemiripan rupa. Semakin
mendekati kemiripan rupa, berarti gambar bentuk yang dibuat semakin
sempurna. Dalam kegiatan menggambar, objek sering disebut
benda atau model. Benda dibedakan menjadi bentuk kubistis, silindris dan bebas.
Sedangkan model biasanya objeknya adalah manusia, dan bisa juga dari
benda-benda mati, flora, fauna, manusia, atau alam sekitar.
B.
Jenis-jenis
menggambar bentuk
Ditinjau dari
jenis benda yang akan digambar, menggambar bentuk tiga
dimensi terdiri atas tiga jenis, yaitu sebagai berikut.
-
Bentuk kubistis.
Bentuk
kubistis adalah bentuk bentuk yang menyerupai kubus atau benda yang bentuk
dasarnya kubus dan balok. Contohnya : lemari, meja, kursi, kardus, kulkas, dll
-
Bentuk silindris.
Bentuk
silindris adalah benda yang bentuk dasarnya menyerupai silinder atau bulat.
Contohnya : gelas, botol, teko, dll.
-
Bentuk bebas.
Bentuk bebas
adalah benda yang bentuknya tidak beraturan atau yang tidak termasuk kubistis
dan tidak termasuk silindris. Contohnya : kain, buah buahan, sayur sayuran,
dll.
C.
Prinsip menggambar bentuk
Untuk dapat
menggambar bentuk dengan baik dan benar, diperlukan pengetahuan dan penguasaan terhadap prinsip-prinsip dan langkah kerjanya. Ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut :
1.
Model
Model adalah objek yang dijadikan
acuan untuk menggambar. Menggunakan model berarti menggambar bentuk terfokus pada objek yang digambar, bukan sekadar ingatan. Model gambar dapat dibuat secara langsung atau tidak langsung. Menggambar secara langsung, yaitu dengan menatap model yang ada di depan mata. Menggambar secara tidak langsung, yaitu menggambar model dari foto (reproduksi). Foto berasal dari majalah, koran, buku, atau media lainnya.
2.
Proporsi
Suatu benda tersusun dari satu
kesatuan berdasarkan ukuran antara
bagian satu dengan bagian lainnya. Kesebandingan, keseimbangan, atau kesesuaian bentuk dan ukuran suatu benda antara bagian yang satu dengan bagian yang lain itulah yang dinamakan proporsi. Dengan menggunakan proporsi yang tepat, maka gambar benda yang dihasilkan akan tampak wajar. Jika gambar yang dibuat tidak sesuai dengan proporsi maka akan terkesan janggal.
3.
Komposisi
Komposisi adalah tata susunan
yang menyangkut keseimbangan,
kesatuan, irama, dan keselarasan dalam suatu karya seni rupa. Gambar bentuk yang baik harus memerhatikan komposisi sehingga gambar yang dibuat dapat menghasilkan kesan yang seimbang, menyatu, berirama, dan selaras.
a.
Keseimbangan (balance)
Keseimbangan adalah penggambaran objek benda yang memberikan adanya kesan keseimbangan antarbagian-bagiannya, artinya tidak terkesan berat di salah satu sisi dan ringan di sisi yang lain.
Keseimbangan adalah penggambaran objek benda yang memberikan adanya kesan keseimbangan antarbagian-bagiannya, artinya tidak terkesan berat di salah satu sisi dan ringan di sisi yang lain.
b.
Kesatuan (unity)
Kesatuan adalah suatu penggambaran objek yang memberikan kesan adanya kesatuan unsur-unsur yang terpadu. Kesatuan artinya keterpaduan dari bagian-bagian gambar, tidak terkesan terbelah atau terpisah.
c.
Irama (rhythm)
Irama adalah suatu penggambaran objek yang memberikan kesan pergerakan dengan alur yang teratur. Gambar yang terkesan ritmisnya akan terasa enak dipandang mata, lain dengan gambar yang acak-acakan dan tidak jelas pengaturan objeknya.
d.
Keselarasan
(harmony)
Keselarasan adalah suatu penggambaran objek yang memberikan kesan kesesuaian antara bagian yang satu dengan bagian yang lain dalam suatu benda, atau benda yang satu dengan benda yang lain dipadukan.
4.
Perspektif
Benda yang letaknya lebih dekat
dengan pandangan mata, tampak
lebih besar ukurannya bila dibandingkan dengan benda-benda yang letaknya jauh dari pandangan mata. Semakin jauh benda tersebut maka akan hilang dari pandangan mata (menuju suatu titik), misalnya saat melihat rel kereta api. Sesungguhnya rel kereta api itu besarnya sama, tetapi karena kesan pandangan mata, rel tersebut akan semakin menyempit dan menuju ke satu titik. Jadi, perspektif adalah penggambaran objek berdasar kesan pandangan mata. Perspektif yang baik akan dapat menimbulkan kesan ruang tiga dimensi dalam bentuk gambar. Bila benda yang digambar tidak menggunakan kaidah perspektif maka akan terkesan janggal.
5.
Gelap-terang
Sinar yang jatuh pada suatu benda (baik sinar yang jatuh secara langsung atau tidak langsung) akan menimbulkan efek terang di satu sisi dan bayangan (gelap) di sisi yang lain.
D.
Teknik menggambar bentuk
Teknik adalah cara. Teknik menggambar bentuk ada lima
macam antara lain :
a.
Teknik arsiring
Teknik
arsiring adalah teknik arsir yang menggunakan garis-garis patah atau lengkung.
b.
Teknik pointiliring
Teknik
pointiliring adalah suatu teknik menggambar dengan cara membuat titik-titik
sebanyak-banyaknya pada benda yang akan digambar.
c.
Teknik dusel
Teknik dusel
adalah suatu teknik menggambar dengan cara menggoreskan pensil dengan kertas,
kemudian digosok dengan kapas atau jari telunjuk sehingga arah goresan tidak
kelihatan.
d.
Teknik sapuan
Teknik
sapuan adalah suatu teknik menggambar dengan cara mengandalkan goresan kuas.
e.
Teknik blok
Teknik blok
adalah suatu teknik menggambar dengan cara memenuhi warna ke benda yang akan
dijadikan model.
E.
Langkah-langkah dalam menggambar bentuk
Yang di maksud langkah
menggambar bentuk adalah prosedur atau langkah – langkah tata urutan
kerja. Adapun beberapa cara langkah menggambar bentuk sebagai berikut:
a.
Pengamatan
Adalah kegiatan untuk mengenali objek yang akan
di gambar. Objek gambar harus diamati dengan seksama dan berulang –
ulang, dan lebih baik lagi dilakukan dengan bingkai ( frame ).
b.
Sketsa
Adalah pindahan hasil pengamatan di atas bidang
gambar dengan cara mensketsa objek gambar secara tipis – tipis ( membayang )
c. Menentukan Gelap – Terang
Adalah memberi tanda batas yang tipis antara
bagian benda yang terang dan gelap dengan memperhatikan arah cahaya.
d. Menentukan Teknik
Adalah dimana kita menggunakan alat atau bahan gunakan
dahulu warna yang muda terlebih dahulu kemudian warna tua.
e. Sentuhan Akhir
Adalah kita di tuntut memberikan penekanan pada
karya gambar bentuk objek, sehingga timbul yang disebut mempunyai greget atau
makna. Pada saat sentuhan akhir ini merupakan perapian dari sebuah karya seni
lukis.
E.
METODE PEMBELAJARAN
1. Metode :
-
Ceramah
-
Tanya jawab
-
Diskusi
-
Tugas
2. Model Pembelajaran
-
Example
non example
F.
MEDIA
PEMBELAJARAN
1. Media
-
Gambar contoh
2.
Alat
- papan tulis
- spidol
- karton
- proyektor
3. Sumber
- Buku Paket Seni Budaya kelas
VIII
- Buku-buku lain yang relevan
- Informasi melalui internet
- Pameran karya seni rupa
G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN
PEMBELAJARAN
a. Kegiatan awal
Kegiatan awal pembelajaran,
peserta didik bersama dengan guru dapat melakukan aktivitas berikut:
Apersepsi
-
Penyampaian informasi tentang kompetensi
dasar.
Motivasi
- Melakukan
interaksi Tanya jawab dengan peserta didik terkait dengan wawasan siswa
mengenai materi yang akan diajarkan.
Konfirmasi
- Memastikan
kesiapan siswa untuk belajar tentang seni rupa
a. Kegiatan
inti
Mengamati
-
Melihat gambar model dengan teknik dan
media yang berbeda.
-
Membaca buku tentang konsep dan prosedur
menggambar model.
Menanyakan
-
Menanyakan media apa yang dapat
digunakan dalam menggambar model
-
Menanyakan teknik gambar model dengan
bahan krayon, cat air, dan cat minyak.
Mengeksplorasi
-
Menghubungkan antara konsep dan prosedur
menggambar model dalam aliran seni rupa
-
Mencari konsep dan prosedur menggambar model
Mengasosiasi
-
Membandingkan konsep dan prosedur
menggambar model dalam berbagai teknik dan aliran seni rupa
Komunikasi
-
Menggambar model pada berbagai bahan dan
beragam teknik
-
Menyampaikan hasil pengumpulan dan
simpulan informasi yang diperoleh
-
Mempresentasikan secara lisan atau
tulisan mengenai karya yang dikerjakan
c.
Kegiatan penutup
Dalam kegiatan penutup guru :
-
Bersama-sama dengan peserta didik
membuat rangkuman atau kesimpulan dari materi yang telah diajarkan
- Memberikan umpan balik terhadap proses
dan hasil pembelajaran.
- Melakukan
penilaian terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan
terprogram.
H.
PENILAIAN
1.
Jenis/
teknik penilaian
Tes dan non tes
Penilaian
dilakukan berdasarkan non tes dan tes. Penilaian non tes dilakukan melalui
observasi sikap didalam kelas. Sedangkan penilaian tes dilakukan berdasarkan
tes tertulis dan praktek.
2.
Bentuk instrumen dan instrumen
a.
Instrumen
observasi sikap menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas
dalam dalam kelas seperti disiplin, jujur dan tanggung jawab.
b.
Instrumen
tes menggunakan tes tertulis uraian.
c.
Instrumen
praktik menggunakan rubrik penilaian dengan fokus utama pada aspek penilaian
penguasaan teknik, kerapian, ide/ gagasan.
3.
Pedoman
penskoran (terlampir)
Catatan
.....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
Lampiran
a. Lembar observasi penilaian sikap
PENILAIAN SIKAP (AFEKTIF)
Kompetensi dasar :
3.1
Memahami
konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
4.1 Menggambar
model pada berbagai bahan dan beragam teknik
No
|
Nama
Siswa
|
Aspek yang di nilai
|
||||||||
Disiplin
|
Jujur
|
Tanggung jawab
|
||||||||
1
|
2
|
3
|
1
|
2
|
3
|
1
|
2
|
3
|
||
1
|
Harvan
|
|||||||||
2
|
Orian
|
|||||||||
3
|
Syariyulis
|
|||||||||
4
|
Zulhadi
|
|||||||||
Rubrik Penilaian Sikap
No
|
Aspek Penilaian
|
Nilai
|
||
3
|
2
|
1
|
||
1
2
3
|
Disiplin
Jujur
Tanggung jawab
|
-mengerjakan tugas sesuai dengan waktu yang telah
ditentukan.
-mendengarkan ketika
guru menjelaskan.
-Mengerjakan tugas dengan mandiri.
-Mengumpulkan tugas yang diberikan.
-memakai seragam dengan rapi
|
-mengerjakan dengan telat
-sebagian mendengarkan guru dan sebagian sibuk sendiri.
-mengerjakan tugas dengan menyontek.
-mengumpulkan tugas yang selesai setengah.
-memakai seragam tidak rapi.
|
-mengerjakan tugas sangat telat.
-sebagian mendengarkan guru dan sebagian membuat ribut
dikelas.
-tidak mengerjakan tugas sama sekali.
-tidak mengumpulkan tugas.
-tidak memakai seragam/ membuka seragam.
|
Petunjuk
rubrik:
Total skor : 3 
Lampiran
a.
Lembar
Penilaian Pengetahuan
PENILAIAN PENGETAHUAN (KOGNITIF)
Kompetensi dasar :
3.2
Memahami
konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
4.1 Menggambar
model pada berbagai bahan dan beragam teknik
ASPEK YANG DI NILAI
|
||
TEKNIK
|
BENTUK INSTRUMEN
|
CONTOH INSTRUMEN
|
Tes tertulis
|
Tes uraian
|
1. Jelaskan
pengertian menggambar model
!
2. Sebutkan jenis-jenis yang terdapat
didalam menggambar model!
3. Prinsip
apa saja yang harus ada didalam sebuah gambar bentuk ?
4. Sebutkan
dan jelaskan teknik yang terdapat dalam menggambar model !
5. Jelaskan
langkah-langkah dalam menggambar model!
|
NO
|
KUNCI JAWABAN
|
1
|
Menggambar bentuk merupakan proses pengamatan
dan penggambaran objek di atas bidang dua dimensi melalui suatu media gambar
dengan berbagai ketentuan dengan cara meniru objek
dan mengutamakan kemiripan rupa.
|
2
|
Bentuk
kubistis, bentuk silindris dan bentuk bebas.
|
3
|
1.
Model
2.
Proporsi
3.
Komposisi ( keseimbangan, kesatuan, irama,
keselarasan )
4.
Perspektif
5.
Gelap-terang
|
4
|
1. Teknik arsiring
Teknik arsiring
adalah teknik arsir yang menggunakan garis-garis patah atau lengkung.
2. Teknik pointiliring
Teknik
pointiliring adalah suatu teknik menggambar dengan cara membuat titik-titik
sebanyak-banyaknya pada benda yang akan digambar.
3. Teknik dusel
Teknik
dusel adalah suatu teknik menggambar dengan cara menggoreskan pensil dengan
kertas, kemudian digosok dengan kapas atau jari telunjuk sehingga arah
goresan tidak kelihatan.
4. Teknik sapuan
Teknik
sapuan adalah suatu tekni menggambar dengan cara mengandalkan goresan kuas.
5. Teknik blok
Teknik blok adalah suatu teknik
menggambar dengan cara memenuhi warna ke benda yang akan dijadikan model.
|
5
|
1. Pengamatan
Adalah kegiatan untuk mengenali objek yang akan
di gambar. Objek gambar harus diamati dengan seksama dan berulang –
ulang, dan lebih baik lagi dilakukan dengan bingkai ( frame ).
2. Sketsa
Adalah pindahan hasil pengamatan di atas bidang
gambar dengan cara mensketsa objek gambar secara tipis – tipis ( membayang )
3. Menentukan Gelap – Terang
Adalah memberi tanda batas yang tipis antara
bagian benda yang terang dan gelap dengan memperhatikan arah cahaya.
4. Menentukan Teknik
Adalah dimana kita menggunakan alat atau bahan
gunakan dahulu warna yang muda terlebih dahulu kemudian warna tua.
5. Sentuhan Akhir
Adalah kita di tuntut memberikan penekanan pada
karya gambar bentuk objek, sehingga timbut yang disebut mempunyai greget atau
makna. Pada saat sentuhan akhir ini merupakan perapian dari sebuah karya seni
lukis.
|
Rubrik pengetahuan (kognitif)
NO
|
PERTANYAAN
|
SKOR
|
||
3
|
2
|
1
|
||
1
|
Jelaskan pengertian menggambar model !
|
Menjelaskan
lebih
dari informasi yang di berikan
|
Menjelaskan
sesuai penjelasan dibuku
|
Menjelaskan
kurang dari informasi yang diberikan
|
2
|
Sebutkan jenis-jenis
yang terdapat didalam menggambar model!
|
Menjelaskan
lebih
dari informasi yang di berikan
|
Menjelaskan
sesuai penjelasan dibuku
|
Menjelaskan
kurang dari informasi yang diberikan
|
3
|
Prinsip apa saja yang harus ada
di dalam sebuah gambar bentuk ?
|
Menyebutkan
secara lengkap dan berurutan
|
menyebutkan secara acak
|
Menyebutkan
kurang lengkap.
|
4
|
Sebutkan
dan jelaskan teknik yang terdapat dalam menggambar model !
|
Menjelaskan
lebih
dari informasi yang di berikan
|
Menjelaskan
sesuai penjelasan dibuku
|
Menjelaskan
kurang dari informasi yang diberikan
|
5
|
Jelaskan
langkah-langkah dalam menggambar model !
|
Menjelaskan
lebih
dari informasi yang di berikan
|
Menjelaskan
sesuai penjelasan dibuku
|
Menjelaskan
kurang dari informasi yang diberikan
|
Petunjuk
rubrik:
Total skor : 3
Lampiran
a.
Lembar
Penilaian Psikomotorik
PENILAIAN
PSIKOMOTORIK
Kompetensi dasar :
3.1
Memahami
konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
4.1 Menggambar
model pada berbagai bahan dan beragam teknik
Indikator
pencapaian
|
Penilaian
|
||
teknik
|
Bentuk
instrumen
|
Contoh
instrument
|
|
-
Menggambar model dengan teknik dan prosedur yang
sesuai
|
Tes praktek/ kinerja
|
Tes uji kerja
|
1.
Menggambar model dengan teknik dan prosedur yang
sesuai
|
Format penilaian
No
|
Aspek
Penilaian
|
Nilai
|
||
3
|
2
|
1
|
||
1.
2.
3.
4.
5.
|
Keterampilan
Kerapian
Teknik
Ide/gagasan
Sikap
|
-mengerjakan
tugas sesuai dengan sangat baik
dan terampil.
-mengerjakan tugas dengan rapi dan tidak kotor.
-mengerjakan tugas sesuai dengan teknik yang diajarkan.
-mampu menuangkan ide-ide kreatif dalam tugas, sehingga
tugas menjadi menarik.
-mendengarkan
ketika
guru
menjelaskan.
-Mengerjakan
tugas dengan mandiri.
-Mengumpulkan
tugas yang diberikan.
|
- mengerjakan tugas dengan baik saja.
-mengerjakan tugas dengan rapi tetapi kotor.
-mengerjakan tugas tidak sesuai teknik.
-mengerjakan tugas secara monoton (sesuai yang
diberikan guru dan tidak dikembangkan).
-sebagian
mendengarkan guru dan sebagian sibuk sendiri.
-mengerjakan
tugas dengan menyontek.
-mengumpulkan
tugas yang
selesai setengah.
|
-mengerjakan tugas dengan menyontek.
Mengerjakan tugas tidak rapi dan kotor.
-mengerjakan tugas asal jadi.
-mengerjakan
tugas dengan menyontek ide teman.
-sebagian
mendengarkan guru dan sebagian membuat ribut dikelas.
-tidak
mengerjakan tugas sama sekali.
-tidak
mengumpulkan tugas.
|
Petunjuk rubrik
Skor = skor perolahan x 100
Skor
maksimal
Rubrik Penilaian Psikomotorik
Total skor : 3



Tidak ada komentar:
Posting Komentar