RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah :
SMP
Mata Pelajaran :
Seni Budaya (Tari)
Kelas/semester :
VIII (delapan)
Materi Pokok :
Keunikan gerak tari
Alokasi Waktu :
1x15 menit
A.
KOMPETENSI
INTI
KI 1 : Menanggapi, dan
menghargai ajaran agama yang dianutnya.
KI
2 : Menghargai perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, rasa
ingin tahu, estetika, percaya diri, motivasi internal, toleransi, gotong
royong, dalam berinteraksi.
KI
3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, dan procedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan wawasan
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian yang tampak
mata.
KI
4 : Mengolah, menyaji, dan menatar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi dan membuat) dan abstrak (menulis, membaca, menghitung,
dan mengarang) sesuai yang dipelajari di sekolah dan dari berbagai sumber
lainnya yang sama dalam sudut pandang/teori.
B.
KOMPETENSI
DASAR
1.1 Menerima,
menanggapi dan menghargai keragaman dan keunikan karya seni teater daerah
sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugerah Tuhan
2.1 Menunjukkan sikap
menghargai, jujur, disiplin, melalui aktivitas berkesenian
3.2
Memahami keunikan peragaan gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai
dengan menggunakan unsur pendukung tari sesuai iringan
Indikator
: - menjelaskan keunikan peragaan gerak
tari tradisional berdasarkan pola lantai dengan menggunakan unsur pendukung
tari sesuai iringan
- menjelaskan perbedaan
keunikan gerak tari tradisional daerah setempat dengan daerah lain
- membedakan tari
tradisional klasik dengan tari tradisional kerakyatan
4.2
Memperagakan gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai dengan menggunakan
unsur pendukung tari sesuai iringan
Indikator
: - menampilkan gerak tari tradisional berdasarkan
pola lantai dengan menggunakan unsur pendukung tari sesuai iringan
-
Mengkreasikan tarian dengan mengacu pada
gerak tari tradisional
-
Menampilkan tarian yang telah
dikreasikan
C.
TUJUAN
PEMBELAJARAN
-
Siswa mampu menjelaskan keunikan
peragaan gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai dengan menggunakan
unsur pendukung tari sesuai iringan
-
Siswa mampu memahami keunikan peragaan
gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai dengan menggunakan unsur
pendukung tari sesuai iringan
-
Siswa mampu menampilkan peragaan gerak
tari tradisional berdasarkan pola lantai dengan menggunakan unsur pendukung
tari sesuai iringan
D.
MATERI
PEMBELAJARAN
KEUNIKAN
GERAK TARI TRADISIONAL
Tari Tradisional
Tari tradisional adalah tari yang berkembang di
daerah tertentu yang berpijak dan berpedoman luas pada adaptasi kebiasaan
turun-temurun dan dianut oleh masyarakat pemilik tari tersebut. Tari
tradisional dibagi menjadi dua macam, yaitu :
1. Tari
tradisional klasik
Ciri-ciri tari tradisional klasik
adalah sebagai berikut.
-
Pola-pola gerak sudah ditentukan
-
Memiliki nilai seni yang tinggi
-
Gerak yang diciptakan melampaui
kebutuhan minimal yang dibutuhkan oleh konteksnya
-
Tumbuh dan berkembang dari kalangan
bangsawan
-
Ukuran-ukuran keindahannya melampaui
batas-batas daerah
2. Tari
tradisional folkasik (tari rakyat)
Ciri-ciri tari tradisional folkasik
(tari rakyat) adalah sebagai berikut:
-
Pola-pola gerak sangat ditentukan dengan
konteksnya, sehingga tari rakyat biasanya memiliki tema tertentu
-
Bersifat sosial dan memiliki nilai seni yang sedang
-
Perbendaharaan geraknya terbatas sekadar
cukup untuk memberikan aksen kepada peristiwa-peristiwa adat yang khas dari
suku bangsa yang bersangkutan
-
Berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan
untuk rakyat
-
Terbatas pada wilayah adat tertentu
Keunikan Gerak Tari
Seseorang akan membawakan sebuah tarian tidak lepas
dari gerak tubuh. Gerakan tubuh disesuaikan dengan iringan musik. Tiap-tiap jenis
tari mempunyai gerakan yang berbeda-beda dan mempunyai keunikan gerak yang
merupakan cirri khas tari tersebut. Keunikan tari meliputi :
1. Gerakan
tangan
Jawa:
-
Lengan tidak diangkat
tinggi
-
Putri maksimum tangan diangkat 30°
-
Putra maksimum tangan diangkat 60°
-
Pria gagah lengan horizontal (mendatar)
Bali: lengan horizontal (lurus dan menyudut)
Sulawesi: lembut dan anggun
Kalimantan: horizontal dipadukan dengan ayunan senjata
Sulawesi: lembut dan anggun
Kalimantan: horizontal dipadukan dengan ayunan senjata
2. Gerakan mata
Jawa: gerakan mata disertai gerakan kepala
Bali:
- Melirik, mengerling tanpa menoleh
- Banyak variasi
Jawa: gerakan mata disertai gerakan kepala
Bali:
- Melirik, mengerling tanpa menoleh
- Banyak variasi
3. Gerakan kaki
Jawa: pelan, halus, bila berjalan tumit diangkat
Sumatra: kaki silang, meniti bambu/kayu
Kalimantan : langkah lincah
Jawa: pelan, halus, bila berjalan tumit diangkat
Sumatra: kaki silang, meniti bambu/kayu
Kalimantan : langkah lincah
4. Gerakan leher dan kepala
Jawa: membentuk angka delapan (pacak gulu)
Sunda: maju mundur, sejajar dagu (ulo mangap)
Bali: menunduk sejenak
Sumatra, Sulawesi, Kalimantan jarang ada gerakan leher atau kepala
Jawa: membentuk angka delapan (pacak gulu)
Sunda: maju mundur, sejajar dagu (ulo mangap)
Bali: menunduk sejenak
Sumatra, Sulawesi, Kalimantan jarang ada gerakan leher atau kepala
Pola Lantai
Desain pola lantai untuk tari
tradisional pada
umumnya sangat sederhana. Apabila menari seorang diri hendaknya penari bisa menjadikan titik tengah
panggung sebagai sentral untuk bergerak. Pola lantai bisa maju, mundur, geser
kiri, geser kanan, serong kiri, serong kanan, membuat lingkaran, membentuk
angka delapan, dan sebagainya. Tetapi yang jelas penari harus memanfaatkan luas panggung
pertunjukan, dengan kata lain sipenari
harus mampu menguasai panggung.
Pada dasarnya pola lantai untuk tarian
tradisional ada bermacam-macam. Tari tradisional yang dikembangkan dan dibawakan secara
berkelompok maka, akan menghasilkan bentuk pola lantai yang bervariasi
seperti:
1.
Pola lantai vertikal : Pada pola lantai ini, penari membentuk garis vertikal, yaitu garis lurus
dari depan ke belakang atau sebaliknya.
2.
Pola lantai Horizontal : Pada pola lantai ini, penari berbaris membentuk garis lurus ke samping.
Pola lantai Horizontal : Pada pola lantai ini, penari berbaris membentuk garis lurus ke samping.
3. Pola lantai diagonal : Pada pola lantai ini, penari berbaris membentuk garis menyudut ke kana atau ke ki
4. Pola lantai melingkar : Pada pola lantai ini, penari
membentuk garis lingkaran.:
Keunikan
Kostum Tari
Dengan busana yang bagus dan sesuai gerakan tari akan menambah hidup dan jelas dalam membawakan tariannya.
Kostum tari berfungsi:
- Membantu gerak tari
- Menghidupkan perwatakan
- Membedakan peran
Contoh kostum:
Tari NTT: kain tenun hiasan bulan sabit
Kalimantan: baju manik-manik, bulu-bulu burung
Minang: tutup kepala dengan hiasan dua tanduk
Keunikan Iringan Tari (Musik)
Iringan musik dalam tari sangat dominan karena musiklah yang diikuti gerakan, keduanya tidak bisa dipisahkan.
Iringan musik berfungsi:
- Memperjelas ekspresi gerak
- Membantu pengaturan waktu
- Memberi lukisan suasana
Tari Bali:
- Lebih rancak
- Ceng-ceng (alat musik khas Bali)
Tari Jawa:
- Perangkat gamelan
- Gending-gending Jawa
Sumatra:
- Nyanyian (lagu Gending Sriwijaya)
- Tepuk tangan
Kalimantan: teriakan, nyanyian, alat musik tradisional
Papua: teriakan, nyanyian, alat musik tradisional
Sulawesi: teriakan, nyanyian, alat musik tradisional
Dengan busana yang bagus dan sesuai gerakan tari akan menambah hidup dan jelas dalam membawakan tariannya.
Kostum tari berfungsi:
- Membantu gerak tari
- Menghidupkan perwatakan
- Membedakan peran
Contoh kostum:
Tari NTT: kain tenun hiasan bulan sabit
Kalimantan: baju manik-manik, bulu-bulu burung
Minang: tutup kepala dengan hiasan dua tanduk
Keunikan Iringan Tari (Musik)
Iringan musik dalam tari sangat dominan karena musiklah yang diikuti gerakan, keduanya tidak bisa dipisahkan.
Iringan musik berfungsi:
- Memperjelas ekspresi gerak
- Membantu pengaturan waktu
- Memberi lukisan suasana
Tari Bali:
- Lebih rancak
- Ceng-ceng (alat musik khas Bali)
Tari Jawa:
- Perangkat gamelan
- Gending-gending Jawa
Sumatra:
- Nyanyian (lagu Gending Sriwijaya)
- Tepuk tangan
Kalimantan: teriakan, nyanyian, alat musik tradisional
Papua: teriakan, nyanyian, alat musik tradisional
Sulawesi: teriakan, nyanyian, alat musik tradisional
E.
METODE
PEMBELAJARAN
1.
Metode
:
-
Ceramah
-
Tanya
jawab
-
Demonstrasi
2.
Pendekatan
saintific
-
Mengamati
-
Menanyakan
-
Mengeksplorasi
-
Mengasosiasi
-
Mengeksplorasi
3.
Model
Pembelajaran (Direct Instruction)
Langkah-langkahnya
:
-
Pengantar
-
Penyajian
-
Praktek
terbimbing
-
Praktek
bebas
-
Tinjauan
khusus
F.
MEDIA
PEMBELAJARAN
1.
Media
-
Gambar
tari tradisional dan pola lantai
-
Video
tari tradisional
2.
Alat
-
Papan
tulis
-
Spidol
-
Karton
-
Proyektor
(infokus)
3.
Sumber
-
Buku paket KTSP seni budaya SMP kelas VIII
G.
LANGKAH-LANGKAH
PEMBELAJARAN
a.
Pendahuluan
Pada kegiatan
pendahuluan, guru dan siswa membaca doa sebelum memulai dan melakukan kegiatan
sebagai berikut:
Apersepsi
-
Guru mengkaitkan materi yang sudah dipelajari pada
pertemuan sebelumnya dengan materi yang akan dibahas.
Motivasi
-
Guru memberikan semangat agar terus
belajar dan melatih kemampuan siswa di bidang tari.
Konfirmasi
-
Mengkomunikasikan kepada siswa bahwa
kita harus melestarikan dan menjaga kemurnian tari tradisional.
b.
Kegiatan
Inti
Pada kegitan
inti, guru dan siswa melakukan rangkaian kegiatan sebagai berikut:
Mengamati
-
Membaca
dari berbagai sumber belajar tentang keunikan tari tradisional berdasarkan pola
lantai sesuai iringan
-
Mengamati
tayangan keunikan gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai sesuai iringan
melalui media
-
Mendengar
musik iringan tari tradisional
Menanya
-
Mengajukan pertanyaan kepada siswa mengenai
pengetian materi-materi ajar yang ditanyakan guru
-
Menggiring
siswa untuk memberikan pertanyaan
Mengeksplorasi
-
Mencari
contoh keunikan gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai sesuai iringan
-
Merangkai
berbagai keunikan ragam gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai sesuai
dengan iringan
-
Mendiskusikan
keunikan ragam gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai sesuai iringan
Mengasosiasi
-
Siswa
dengan bimbingan guru menyimpulkan materi yang sudah dipelajari.
Mengkomunikasi
-
menampilkan
karya tari tradisional berdasarkan pola lantai sesuai dengan iringan
c.
Penutup
Dalam kegiatan
penutup guru dan siswa melakukan kegiatan sebagai berikut.
-
Guru
menyimpulkan pembelajaran hari ini.
-
Guru menasehati siswa agar saling
menghargai kelebihan dan kekurang siswa dan siswa lainnya
-
Guru memberikan Tugas kepada siswa mengenai
keunikan gerak tari tradisional
-
Guru menutup pelajaran dengan salam.
H.
PENILAIAN
1.
Jenis/
teknik penilaian
Tes dan non tes
Penilaian
dilakukan berdasarkan non tes dan tes. Penilaian non tes dilakukan melalui
observasi sikap didalam kelas. Sedangkan penilaian tes dilakukan berdasarkan
tes tertulis dan praktek.
2.
Bentuk instrumen dan instrumen
a.
Instrumen
observasi sikap menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas
dalam dalam kelas seperti disiplin, jujur dan tanggung jawab.
b.
Instrumen
tes menggunakan tes tertulis uraian.
c.
Instrumen
praktik menggunakan rubrik penilaian dengan fokus utama pada aspek penilaian
penguasaan karakter, penggunaan intonasi, penampilan, dan kekompakan.
3.
Pedoman
penskoran (terlampir)
Catatan
.....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
Lampiran
a.
Lembar
observasi penilaian sikap
PENILAIAN SIKAP (AFEKTIF)
Kompetensi
dasar :
3.1
Memahami
keunikan peragaan gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai dengan
menggunakan unsur pendukung tari sesuai iringan
4.1 Memperagakan
gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai dengan menggunakan unsur
pendukung tari sesuai iringan
No
|
Nama Siswa
|
Aspek yang di nilai
|
||||||||
Disiplin
|
Jujur
|
Tanggung
jawab
|
||||||||
1
|
2
|
3
|
1
|
2
|
3
|
1
|
2
|
3
|
||
1
|
Zahara
|
|||||||||
2
|
Reza
|
|||||||||
3
|
Zulhadi
|
|||||||||
4
|
Putra
|
|||||||||
Rubrik
penilaian sikap
No
|
Aspek Penilaian
|
Nilai
|
||
3
|
2
|
1
|
||
1
2
3
|
Disiplin
Jujur
Tanggung jawab
|
-mengerjakan tugas sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
-mendengarkan ketika
guru menjelaskan.
-Mengerjakan tugas dengan mandiri.
-Mengumpulkan tugas yang diberikan.
-memakai seragam dengan rapi
|
- mengerjakan dengan telat
-sebagian mendengarkan guru dan sebagian sibuk sendiri.
-mengerjakan tugas dengan menyontek.
-mengumpulkan tugas yang selesai setengah.
-memakai seragam tidak rapi.
|
-mengerjakan tugas sangat telat.
-sebagian mendengarkan guru dan sebagian membuat ribut
dikelas.
-tidak mengerjakan tugas sama sekali.
-tidak mengumpulkan tugas.
-tidak memakai seragam/ membuka seragam.
|
petunjuk rubik:
Skor = skor perolehan x 100 : 3.
b.
Lembar
penilaian pengetahuan
PENILAIAN PENGETAHUAN (KOGNITIF)
Kompetensi
dasar :
3.2
Memahami
keunikan peragaan gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai dengan
menggunakan unsur pendukung tari sesuai iringan
4.2
Memperagakan gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai dengan menggunakan
unsur pendukung tari sesuai iringan
ASPEK YANG DI NILAI
|
||
TEKNIK
|
BENTUK INSTRUMEN
|
CONTOH INSTRUMEN
|
Tes tertulis
|
Tes uraian
|
1.
Jelaskan apa yang dimaksud dengan tari tradisional?
2.
Sebutkan jenis tari tradisional !
3.
Sebutkan 4 gerakan yang meliputi keunikan tari!
4.
Sebutkan 3 fungsi kostum tari !
5.
Jelaskan fungsi iringan musik pada
tari ?
|
NO
|
KUNCI JAWABAN
|
|
1
|
Tari tradisional adalah tari yang berkembang di daerah
tertentu yang berpijak dan berpedoman luas pada adaptasi kebiasaan
turun-temurun dan dianut oleh masyarakat pemilik tari tersebut.
|
|
2
|
-
Tari tradisional klasik
-
Tari tradisional folkasik
|
|
3
|
-
Gerakan tangan
-
Gerakan mata
-
Gerakan kaki
-
Gerakan leher dan kepala
|
|
4
|
-
Membantu gerak tari
-
Menghidupkan perwatakan
-
Membedakan peran
|
|
5
|
- Memperjelas
ekspresi gerak
- Membantu pengaturan waktu - Memberi lukisan suasana |
|
Rubrik
pengetahuan (kognitif)
No
|
Pertanyaan
|
Skor
|
||||||
3
|
2
|
1
|
||||||
1
|
Jelaskan apa
yang dimaksud dengan tari tradisional?
|
Menjelaskan lebih dari informasi yang
diberikan
|
Menjelaskan sesuai dengan informasi yang
diberikan
|
Menjelaskan kurang dari informasi yang
diberikan
|
||||
2
|
Sebutkan jenis
tari tradisional !
|
Menyebutkan secara lengkap dan penjelasan
|
menyebutkan dengan lengkap saja
|
Menyebutkan satu satu jenis saja
|
||||
3
|
Sebutkan 4
gerakan yang meliputi keunikan tari!
|
Menyebutkan secara lengkap dan penjelasan
|
menyebutkan dengan lengkap saja
|
Menyebutkan kurang dari 4 gerakan tari
|
||||
4
|
Sebutkan 3
fungsi kostum tari !
|
Menyebutkan secara lengkap dan penjelasan
|
menyebutkan dengan lengkap saja
|
Menyebutkan kurang dari 3 fungsi kostum
tari
|
||||
5
|
Jelaskan
fungsi iringan musik pada tari ?
|
Menjelaskan fungsi iringan musik pada tari secara tepat
|
Menjelaskan fungsi iringan musik pada tari kurang tepat
|
Menjelaskan fungsi iringan musik pada tari secara salah
|
||||
petunjuk rubik:
Skor = skor perolehan x 100 skor maksimal :
3.
c.
Lembar penilaian keterampilan
PENILAIAN KETERAMPILAN
Kompetensi
dasar :
3.2
Memahami
keunikan peragaan gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai dengan
menggunakan unsur pendukung tari sesuai iringan
4.1
Memperagakan gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai dengan menggunakan
unsur pendukung tari sesuai iringan
Penilaian
|
||
Teknik
|
Bentuk instrumen
|
Contoh instrumen
|
Tes praktek/ kinerja
|
Tes uji kerja
|
1.
Menampilkan
keunikan gerak tari tradisional dengan baik
|
Format
Penilaian:
No
|
Aspek yang dinilai
|
Score Nilai
|
||
3
|
2
|
1
|
||
1
|
Gerak
|
Memperagakan
gerak dengan sangat baik
|
Memperagakan gerak dengan kurang baik
|
Memperagakan gerak dengan tidak baik
|
2
|
Pola Lantai
|
Memperagakan tarian dengan menggunakan lebih dari 3
pola lantai
|
Memperagakan tarian dengan menggunakan kurang dari 3
pola lantai
|
Memperagakan tarian dengan menggunakan 1 pola lantai
|
3
|
Mental
|
Mampu menguasai ruang gerak dengan sangat baik
|
Kurang mampu menguasai ruang gerak dengan baik
|
Tidak mampu menguasai ruang gerak sama sekali
|
Free online roulette and blackjack tournaments in NJ
BalasHapusFree 바카라 online roulette and blackjack tournaments in NJ. Get the best roulette and 메리트카지노 blackjack tournaments in NJ including blackjack tournaments 샌즈카지노 at Borgata Race Course.